Minggu, 25 November 2012

Lagu Taman Kanak-Kanak (Gendoroku & Tanah Airku)

LAGU GENDEROKU

Kae Genderoku 2X
Abang putih sang dwi warno
Klebet Klebet ing angkoso
Tak jogo tak rekso 2X
Mbelani negoro kito
Jo wani-wani ngino 2X
Iki lo 2X sing bakal mbelo

LAGU CINTA TANAH AIRKU

Reog Ponorogo Jawa Timuran
Di Jawa Tengah ada Jatilan
Ondel-ondel asalnya dari Jakarta
Itu semua Budaya Bangsa Kita

Empek-empek makanan dari Palembang
Lumpia makanan dari Semarang
Gethuk trio makanan dari Palembang
Itu semua makanan Indonesia

Sabtu, 24 November 2012

BACK TO AL-QUR`AN: MOZART TERNYATA TIDAK MEMBUAT CERDAS

BACK TO AL-QUR’AN: MOZART TERNYATA TIDAK MEMBUAT CERDAS!

 BACK TO AL-QUR’AN: MOZART TERNYATA TIDAK MEMBUAT CERDAS!
Baru-baru ini saya dikagetkan oleh sebuah fakta baru penelitian bahwa ternyata musik klasik tidak memiliki pengaruh apapun terhadap kemampuan kognitif seorang anak. Itu artinya, mendengarkan musik klasik tidak mencerdaskan anak sebagaimana yang selama ini kita tahu. Selama lebih dari 15 tahun, kita terkecoh oleh publisitas yang banyak membesar-besarkan tentang musik klasik yang dapat memacu kecerdasan seorang anak. Dulu, sebelum saya mengenal banyak keajaiban Al-Qur’an, saya cenderung memegang pendapat bahwa musik klasik dapat merangsang perkembangan otak janin dan mencerdaskan anak. Tapi, beberapa tahun kemudian, saya mulai berpikir, jika mozart yang ciptaan manusia saja bisa mencerdaskan anak, maka tentu Al-Qur’an yang merupakan mukjizat yang telah Allah berikan kepada kita ini lebih dapat mencerdaskan anak.Dan ternyata itu benar.

Beberapa orang peneliti dari University of Vienna, Austria yakni Jakob Pietschnig, Martin Voracek dan Anton K. Formann dalam riset mereka yang diberi judul “Mozart Effect” mengemukakan kesalahan besar dari hasil penelitian musik yang melegenda ini.
Pietschnig dan kawan-kawannya mengumpulkan semua pendapat dan temuan para ahli terkait dampak musik Mozart terhadap tingkat intelegensi seseorang kemudian mereka membuat riset terhadap 3000 partisipator. Hasilnya ternyata sangat mengejutkan! Berdasarkan penelitian terhadap ribuan partisipator itu, Pietschnig dan rekan-rekannya menyimpulkan bahwa tidak ada stimulus atau sesuatu yang mendorong peningkatan kemampuan spasial seseorang setelah mendengarkan musik Mozart.
Senada dengan Jacob Pietschnig dan kawan-kawannya, sebuah tim peneliti Jerman yang terdiri atas ilmuwan, psikolog, filsuf, pendidik, dan ahli musik mengumpulkan berbagai literatur dan fakta mengenai efek mozart ini. Mereka mengemukakan bahwa sangat tidak mungkin mozart dapat membuat seorang anak menjadi jenius.

Penelitian terbaru ini membantah habis-habisan hasil riset psikolog Frances Rauscher dan rekan-rekannya di University of California pada tahun 1993 yang mengemukakan bahwa musik Mozart ternyata dapat meningkatkan kemampuan mengerjakan soal-soal mengenai spasial.
Wow…padahal, selama ini kita sudah terlanjur percaya pada legenda musik klasik ini, ya?
Back to Al-Qur’an
Berbeda dengan Al-Qur’an. Al-Qur’an adalah mukjizat yang telah Allah jamin kemurniannya hingga hari kiamat kelak. Ada banyak kemuliaan dan kebaikan yang ada dalam Al-Qur’an. Salah satunya adalah Al-Qur’an dapat merangsang perkembangan otak anak dan meningkatkan intelegensinya.
Setiap suara atau sumber bunyi memiliki frekuensi dan panjang gelombang tertentu. Nah, ternyata, bacaan Al-Qur’an yang dibaca dengan tartil yang bagus dan sesuai dengan tajwid memiliki frekuensi dan panjang gelombang yang mampu mempengaruhi otak secara positif dan mengembalikan keseimbangan dalam tubuh.
Bacaan Al-Qur’an memiliki efek yang sangat baik untuk tubuh, seperti; memberikan efek menenangkan, meningkatkan kreativitas, meningkatkan kekebalan tubuh, meningkatkan kemampuan konsentrasi, menyembuhkan berbagai penyakit, menciptakan suasana damai dan meredakan ketegangan saraf otak, meredakan kegelisahan, mengatasi rasa takut, memperkuat kepribadian, meningkatkan kemampuan berbahasa, dsb.
Pada asalnya, milyaran sel saraf dalam otak manusia bergetar secara konstan.  Sel ini berisi program yang rumit dimana milyar sel-sel di sekitar berinteraksi dalam sebuah koordinasi yang luar biasa yang menunjukkan kebesaran Allah.
Sebelum bayi lahir, sel-sel otaknya mulai bergetar berirama secara seimbang. Tapi setelah kelahirannya, tindakan masing-masing akan mempengaruhi sel-sel otak dan cara mereka bergetar. Jadi jika beberapa sel otak tidak siap untuk mentoleransi frekuensi tinggi, ini dapat menyebabkan gangguan dalam sistem getar otak yang pada gilirannya menyebabkan banyak penyakit fisik dan psikologis.
Seorang peneliti bernama Enrick William Duve menemukan bahwa otak bereaksi terhadap gelombang suara tertentu. Dan gelombang tersebut dapat berpengaruh secara positif dan negatif. Ketika beredar informasi bahwa musik klasik berpengaruh terhadap perkembangan otak manusia, banyak kalangan menggunakan musik klasik sebagai obat terapi.

Tapi, Al-Qur’an tetaplah obat yang terbaik. Terapi dengan Al-Qur’an terbukti mampu meningkatkan kecerdasan seorang anak, menyembuhkan berbagai penyakit, dsb. Ini dikarenakan frekuensi gelombang bacaan Al-Qur’an memiliki kemampuan untuk memprogram ulang sel-sel otak, meningkatkan kemampuan, serta menyeimbangkannya.
Satu lagi, Al-Qur’an diturunkan dengan bahasa Arab, yakni bahasa yang memiliki nilai sastra yang tinggi, dan bahasa nomor satu yang paling sulit untuk dipelajari. Kita tahu, bahwa tidak ada satupun dari kita yang mampu menandingi keindahan bahasa Al-Qur’an. Namun, tahukah Anda, bahwa ternyata jika kita mampu berbahasa Arab dapat memudahkan kita untuk menguasai bahasa asing lainnya?
Anak-anak yang terbiasa membaca Al-Qur’an disertai dengan memahami maknanya, ternyata memiliki kemampuan berbahasa yang lebih baik daripada anak-anak lain. Bahkan meski bahasa tersebut masih asing, ia tidak membutuhkan waktu yang lama untuk kemudian menguasainya, insya Allah.
Adik saya yang kedua, Alhamdulillah, adalah seorang hafidz (penghafal Al-Qur’an). Ia berhasil menyempurnakan hafalan 30 juz hanya dalam waktu 1,5 tahun saja. Dulu, sebelum ia menghafal Al-Qur’an, kemampuannya biasa-biasa saja. Pintar, tapi bukan juara kelas. Tapi, setelah ia mulai menghafalkan Al-Qur’an, kecepatan belajar, kecepatan menghafal, serta kemampuannya menganalisis segala sesuatunya berubah drastis. Sangat pesat, subhanallah. Ia mengalahkan teman-teman yang dulunya berada di atasnya. Bahkan, saat ia harus mengikuti lomba tafsir Al-Qur’an dengan bahasa Inggris tingkat propinsi DIY pun, ia berhasil menyabet juara kedua. Padahal, sebelumnya, kemampuan bahasa Inggrisnya pas-pasan. Tapi, kemampuannya menyerap berbagai informasi memudahkannya dalam berbagai hal.
Janin usia 7 bulan sudah dapat merespon suara-suara di sekitar ibunya. Nah, untuk itulah, penting bagi ibu hamil untuk banyak-banyak memperdengarkan Al-Qur’an kepada janinnya. Kita tidak mengharapkan mereka mengerti dan memahami apa yang kita baca. Namun, membiasakannya mendengarkan Al-Qur’an sejak dalam kandungan, membantunya untuk tumbuh dengan intelegensi tinggi, kemampuan berbahasa yang baik, dan kepribadian yang baik pula.
Dari berbagai sumber. 

forward from: http://www.rumahbunda.com

Mengembangkan Otak Pada Anak Batita

Happy :) Subhanallah --> ada rasa yang puas ketika berhadapan dengan anak-anak yang berkembang kognisinya (baik sikap, pengetahun, dan kepribadian dengan lingkungan). Senyum, tawa, tangis, kemanjaan mereka menghilangkan rasa galau, sedih, resah dan entahlah (rasa itu susah untuk diungkapkan). hehe,,, saat ini aku ingin mengungkapkan rasa penasaranku dan rasa ketertarikanku dengan perkembangan anak usia dini dengan segala media yang bisa aku manfaatkan dan salah satunya dengan my blog. :) Semoga bermanfaat.

Jika kau sentuh aku dengan lemah lembut
Jika kau memandangku dengan tersenyum
Jika kau berbicara dan mendengarkanku
Ku akan tumbuh,
Benar-benar tumbuh ....
-NN-
  
Permainan Mendorong =  (12-15 bulan)
Hasil Riset Otak
Jika neuron-neuron otak yang terkait dengan penglihatan dan motorik tidak dilatih secara dini, saat dewasa nanti neuron-neuron akan menjadi kurang fleksibel ketika dihubungkan untuk berbagai pengalaman.

Permainan yang bisa mewakili adalah Permainan Mendorong 
Tahap-tahap:
  • Anak batita senang mendorong benda. Mereka senang bisa membuat benda bergerak dan senang melihatnya.
  • Permainan mendorong membuat si kecil merasa kuat dan mempuyai kontrol. Ini adalah cara yang menakjubkan untuk mengembangkan rasa percaya diri dan koordinasi pada anak.
  • Ambil beberapa benda yang dapat didorong oleh si kecil. Pilih benda yang sangat ringan seperti boneka binatang, mainan kecil, atau mainan yang khusus untuk didorong.
  • Ucapkan, "Satu, dua, tiga, dorong!" lalu dorong salah satu mainan tersebut.
  • Ulangi hitungan dan semangati si kecil untuk mendorong mainannya
  • Saat ia mengulang-ulang kata-kata di atas terus menerus sepanjang hari, kita akan tahu betapa dia menyukai permainan ini!
Selamat mencoba :) 
to be continue ..
 

SISIPAN LAGU ANAK-ANAK "KINDERGARTEN"

SISIPAN LAGU

Kupu-Kupu Kemanakah Engkau Terbang
 (Ibu Sud ; 4/4 ; Do = bes)
Kupu-kupu yang lucu kemana engkau terbang
Hilir mudik mencari bunga-bunga yang kembang
Berayun-ayun pada tangkai yang lemah
Tidakkah sayapmu merasa lelah

Kupu-kupu yang elok bolehkah saya serta
Mencium bunga-bunga yang Semerbak baunya
Sambil bersenda semu aku hampiri
Bolehkah ku turut bersama pergi


Soleram
(RIAU ; 4/4 moderato ; Do = D)
Soleram, 
Soleram,
Soleram anak yang manis,
Anak manis janganlah dicium sayang kalau dicium merahlah pipinya

Soleram,
Soleram, 
Soleram anak yang manis,
Anak manis jangan dicium sayang kalau dicium merahlah pipinya

Satu dua tiga dan empat, 
Lima enam jalan yang rata
Kalau tuan hendak dapat kawan baru kawan lama ditinggalkan jangan


Kasih Ibu
(S.M Mochtar ; 4/4)
Kasih ibu kepada beta
Tak terhingga sepanjang masa
Hanya memberi tak harap kembali
Bagai sang surya menyinari dunia


London Bridge
(NN)
London Bridge is falling down
Falling down falling down
London Bridge is falling down
My fair lady


Menanam Jagung
(Ibu Sud ; Allegreto ; Do=E)
Ayo kawan kita bersama
Menanam jagung di kebun kita
Ambil cangkulmu, ambil pangkurmu!
Kita bekerja tak jemu-jemu
Cangkul, cangkul, cangkul yang dalam!
Tanahnya longgar jagungku tanam


Kring-kring Ada Sepeda
(NN ; 2/4 Allegro ; Do=E)
Kring kring ada sepeda
S`pedaku roda tiga
Kudapat dari ayah
Karna rajin belajar


Kelap Kelip Bintang Kecil
(Poppy S. ; 2/4 Moderato ; Do=E)
Kelap kelip di langit
Bintang-bintang bercahya
Dikau jauh dariku
Bagai intan permata
Kelap kelip di langit
Bintang-bintang bercahya




Kamis, 18 Oktober 2012

Sikap Kita Adalah Aset Terpenting


Kelemahan sikap menjadi kelemahan karakter 
Albert Einstein

Dear readers,
Sikap atau attitude Anda adalah kendaraan untuk mencapai potensi Anda sepenuhnya.
Robert Hall International, sebuah perusahaan konsultan di San Francisco, meminta para vice president dan direktur-direktur sumber daya manusia dari 100 perusahaan terbesar di Amerika untuk menyebutkan satu alasan utama mereka memecat seorang pekerja.
Jawabannya sangat menarik dan menggarisbawahi sikap dalam dunia bisnis:
  Tidak kompeten : 30%
  Ketidakmampuan bekerja sama dengan pekerja lain : 17%
  Ketidakjujuran atau berdusta : 12%
  Sikap negatif : 10%
  Kurang motivasi : 7%
  Kegagalan atau menolak mengikuti perintah : 7%
  Alasan lain-lain: 8%
Walaupun peringkat satu adalah kompetensi, tetapi alasan terbanyak adalah masalah sikap (tidak jujur, negatif, kurang motivasi, dll).
Selain itu, The Carnegie Institute menganalisis catatan 10.000 orang dan menyimpulkan bahwa 15% kesuksesan berkaitan dengan pelatihan teknis dan 85% selebihnya adalah masalah kepribadian dan sikap.
Sikap kita menentukan apa yang kita lihat dan bagaimana kita menangani perasaan kita.
Menurut John C. Maxwell, dua faktor ini sangat menentukan kesuksesan kita. Karena itu, pastikan sikap Anda menjadi aset terbesar Anda, bukan kewajiban terbesar Anda.
------Ads Plug----------------- 
Belajar Singkat. Belajar di AsianBrain
Fitur Lengkap. Pelajaran Menawan  :-)
www.AsianBrain.com - Please SHARE!

Selasa, 16 Oktober 2012

Bu Guru tau kamu bisa,,Bu guru yakin kamu bisa,, Km kan hebat ,, coca dech + ^_^

Salah satu buku yang memberi saya inspirasi bagaimana cara mengajar  dan mendidik anak . kisah non fiksi tapi Alhamdulillah bermanfaat sekali… :)


Guru-guru di sekolah , menganggap Totto-chan nakal . Padahal gadis cilik periang itu hanya memiliki keingin tahuan yang besar. Totto-chan pun dikeluarkan dan sekolah dengan alasan selalu membuat keributan di kelas . Seperti memanggil para pemusik jalanan yang langsung membuat para murid ribut , hingga masalah laci Totto-chan yang selalu dibuka tutup ratusan kali.

Mama Totto Chan tidak bisa berbuat apa-apa selain menyekolahkan anaknya ke sekolah lain tanpa memberitahu apa yang terjadi padanya . Mama pun mendaftarkan Totto-chan ke sekolah Tomoe Gakuen . Totto-chan girang sekali, di sekolah itu para murid belajar di gerbong kereta yang dijadikan kelas. Ia bisa belajar sambil menikmati pemandangan di luar gerbong seolah-olah ia sedang melakukan perjalanan.


Di sekolah Tomoe , para murid bebas memilih urutan pelajaran yang mereka sukai. Ada yang memulai hari dengan belajar fisika, ada yang menggambar dahulu, ada yang ingin belajar bahasa dahulu. Totto-chan tidak hanya belajar fisika, berhitung, musik, bahasa dan lain-lain di sana. Ia juga mendapatkan pelajaran berharga tentang persahabatan, rasa hormat dan menghargai orang lain, serta kebebasan menjadi diri sendiri. Kepala sekolah juga menetapkan makan siang dengan membawa “sesuatu dari laut dan sesuatu dari gunung”. Karena sekolah itu begitu unik, Totto-chan pun merasa betah.

Hari demi hari dilewati Totto-chan dengan kegembiraan dan peristiwa yang tak terduga. Sampai-sampai ia dan juga anak lainnya tidak menyadari bahwa Perang Pasifik sudah pecah . Sampai kemudian , perang dan segala kengeriannya telah mulai terasa di kehidupan Totto – chan dan keluarganya . Setiap hari, para pria dan pemuda di sekitar tempat Totto-chan dikirim pergi untuk berperang.

Hingga beberapa hari kemudian , Sekolah Tomoe terbakar! Semuanya terjadi pada malam hari . Banyak bom yang dijatuhkan pesawat B29 menimpa gerbong-gerbong keias . Sekolah Tomoe sudah tak ada. Api berkobar menghancurkan semuanya . Totto-chan tak pernah tahu bagaimana perasaan kepala sekolah saat melihatnya , tapi yang ia tahu hatinya merasa sesak saat tahu keinginannya untuk menjadi guru di Tomoe teiah hancur.


Judul: Totto – chan ‘Gadis Cilik di Jendela’
Penerbit: Gramedia Pustaka
Pengarang: Tetsuko Kuroyanagi
Tahun Terbit: 2003
Halaman: 272

Bagus deh novelnya karena novel itu kisah nyata dari Tetsuko Kuroyanagi. Ada beberapa pelajaran yang bisa saya ambil dari novel tersebut:
  1. Setiap anak itu unik, antara anak yang satu dengan anak yang lain mempunyai bakat, kemampuan serta daya tangkap yang berbeda. Alangkah bijaksananya jika para pendidik dan para orang tua bisa memahami karakter masing-masing anak. (Tapi sulit juga ya bagi para guru, dalam satu kelas harus mengajar 30 – 40 siswa dengan materi yang sudah ditarget, akhirnya dipukul rata deh kemampuannya)
  2. Jangan men-CAP anak yang “aktif” dengan cap “BANDEL”, “NAKAL” dan kata-kata lain yang menjatuhkan karena anak akan mengingat terus cap tersebut dan lama kelamaan bisa tertanam dalam diri mereka sehingga mereka sulit untuk berubah menjadi lebih baik. Selain itu, kata-kata bisa menjadi do’a, kalau kita ngatain anak kita “nakal” maka jangan kaget ketika suatu saat ia benar-benar nakal. Maka gantilah cap-cap jelek itu dengan kata-kata yang baik dan mengandung motivasi seperti “Adek anak baik kan?”, “Mas anak rajin kan?”, “Kakak pasti bisa! Kakak kan pinter…”
  3. Menciptakan zona nyaman dalam belajar. Anak akan merasa nyaman ketika orang-orang di sekelilingnya menyayangi dan memperhatikan mereka. Cara penyampaian mengajar pun mempengaruhi kenyamanan anak dalam belajar. Anak akan takut ketika gurunya mengajar dengan wajah “angker” tanpa senyum, galak dan memarahi anak ketika ditanya tidak bisa atau memarahi anak yang bertanya karena tidak paham-paham. Kalau seperti itu materi pelajaran tidak bisa terserap dengan baik. Gimana mau terserap kalau tiap pelajaran deg-deg an ketakutan terus. (pengalaman pribadi saat masih kecil :p, pengalaman adek-adek les juga ding kalau mereka curhat tentang gurunya)
  4. Usahakan jangan terlalu memaksakan kehendak pada anak saat mendampingi mereka belajar. Pemaksaan yang berlebihan membuat anak cepat bosan, jengkel dan “trauma” untuk belajar. Ikuti saja apa kemauan mereka tetapi tetap dalam batas-batas yang wajar,contohnya: si A ingin belajar matematika dulu, si B ingin didikte IPA, si C mau membaca sambil tiduran di lantai, si D minta dibuatin soal di bukunya, si E maunya mainan aja. Si A, B, C, D oke tidak masalah tapi kalau si E ini harus diberi pengertian supaya mau belajar.
Saya sudah coba aplikasikan dan hasilnya…Alhamdulillah.. senang rasanya melihat mereka belajar dengan riang :) dan tanpa tekanan yang membebadi mereka malah sangat mungkin hal tersebut memacu mereka untuk belajar. Hehehehe ... so beautiful so good ^_^


Edisi Kedua sudah ada lho ..
Judul: Totto – chan ‘& Children’
Penerbit: Gramedia Pustaka
Pengarang: Tetsuko Kuroyanagi
Harga : Rp 50.000,00

Jumat, 14 September 2012

From My Friend... Jgn "HANYA"Liat Ke Atas


Anne Ahira Newsletter
Think & Succeed!
Jumlah Pembaca:  500,000+
----------------------------------

Tidak baik jika kita menutup-nutupi
kelemahan dan kegagalan dengan
banyak alasan. Terimalah, dan hadapilah

kegagalan itu sebagai pengalaman dan
pelajaran berharga, agar bisa jadi
pedoman dan tuntunan untuk mencapai
kemajuan dan keberhasilan yang lebih
berarti di kemudian hari.
Dear EPINAWEY,

Kita tahu bahwa dunia ini selalu
berputar. Adakalanya manusia ada di
bawah, atau sebaliknya ada di atas.
Ada orang bertanya kepada saya,
bagaimana dengan kenyataan yang
sering kita lihat begitu banyak
orang-orang yang selalu di bawah?

Bukankah mereka juga tinggal di bumi
yang sama dengan orang-orang yang
mampu dan kuat berada di atas? Sering
kita lihat orang-orang yang sudah di
atas malah semakin ke atas.
Temanku, pandangan itu semua
hanyalah ironi. Kita tidak pernah
tahu apa yang terjadi pada mereka
yang sudah ada di atas. Kebanyakan
di antara kita melihat mereka yang di atas
selalu dari 'materi' atau jabatan.
Namun percayalah, setiap orang
mengalami pasang surut.
Belajarlah dari orang-orang yang
sudah ada di atas, dan orang-orang
yang berada di bawah. Jangan hanya
melihat ke atas.
Banyak pelajaran yang bisa diambil
dari keduanya, yang bisa engkau
jadikan bekal tuk menjadi pribadi
yang luhur bijaksana, sukses lahir
dan batin.

Pepatah mengatakan:

"Kebesaran seseorang tidak terlihat
ketika dia berdiri dan memberi
perintah. Kebesaran seseorang akan
terlihat ketika dia berdiri sama
tinggi dengan orang lain, dan
membantu orang lain untuk
mengeluarkan yang terbaik dari diri
mereka untuk mencapai sukses" - Prof.
G. Arthur Keough

Janganlah suka cari alasan untuk

menutupi kegagalan. Sebaliknya,
carilah terus 'cara' untuk menggapai
keberhasilan.
Salam hangat dari sahabatmu,
~ Ahira
/////////////////////////////////////////
 
THINK --> FEEL --> WANT --> WORK

Selasa, 31 Juli 2012

Sebaik-baik Manusia = yang Bermanfaat Bagi Orang Lain

Sebaik - baik manusia Tausyiah Aa Gym

SEBAIK-BAIK MANUSIA Ternyata derajat kemuliaan seseorang dapat dilihat dari sejauh mana diri punya nilai manfaat bagi orang lain. Rasulullah SAW bersabda “Khairunnas anfa’uhum linnas” “Sebaik-baik manusia diantaramu adl yg paling banyak mamfaat bagi orang lain.” Hadits ini seakan-akan mengatakan bahwa jikalau ingin mengukur sejauh mana derajat kemuliaan akhlak kita maka ukurlah sejauh mana nilai manfaat diri ini? Istilah Emha Ainun Nadjib- tanyakanlah pada diri ini apakah kita ini manusia wajib sunat mubah makruh atau malah manusia haram? Apa itu manusia wajib? Manusia wajib ditandai jikalau keberadan sangat dirindukan sangat bermamfat perilaku membuat hati orang di sekitar tercuri. Tanda-tanda yg nampak dari seorang manusia wajib diantara dia seorang pemalu jarang mengganggu orang lain sehingga orang lain merasa aman darinya. Perilaku keseharian lbh banyak kebaikannya. Ucapan senantiasa terpelihara ia hemat betul kata-kata sehingga lbh banyak berbuat daripada berbicara. Sedikit kesalahan tak suka mencampuri yg bukan urusan dan sangat ni’mat kalau berbuat kebaikan. Hari-hari tak lepas dari menjaga silaturahmi sikap penuh wibawa penyabar selalu berterima kasih penyantun lemah lembut bisa menahan dan mengendalikan diri serta penuh kasih sayang.
Bukan kebiasaan bagi yg akhlak baik itu perilaku melaknat memaki-maki memfitnah menggunjing bersikap tergesa-gesa dengki bakhil ataupun menghasut. Justru ia selalu berwajah cerah ramah tamah mencintai krn Allah membenci krn Allah dan marah pun krn Allah SWT subhanallaah demikian indah hidupnya.
Karena siapapun di dekat pastilah akan tercuri hatinya. Kata-kata akan senantiasa terngiang-ngiang. Keramahan pun benar-benar menjadi penyejuk bagi hati yg sedang membara. Jikalau saja orang yg berakhlak mulia ini tak ada maka siapapun akan merasa kehilangan akan terasa ada sesuatu yg kosong di rongga qolbu ini. Orang yg wajib ada pasti penuh mamfaat. Begitulah kurang lebih perwujudan akhlak yg baik dan ternyata ia hanya akan lahir dari semburat kepribadian yg baik pula.
Orang yg sunah keberadaan bermanfaat tetapi kalau pun tak ada tak tercuri hati kita. Tidak ada rongga kosong akibat rasa kehilangan. Hal ini terjadi mungkin krn kedalaman dan ketulusan amal belum dari lubuk hati yang paling dalam. Karena hati akan tersentuh oleh hati lagi. Seperti hal kalau kita berjumpa dgn orang yg berhati tulus perilaku benar-benar akan meresap masuk ke rongga qolbu siapapun.
Orang yg mubah ada tak ada tak berpengaruh. Di kantor kerja atau bolos sama saja. Seorang pemuda yg ketika ada di rumah keadaan menjadi berantakan dan kalau tak adapun tetap berantakan. Inilah pemuda yg mubah. Ada dan tiada tak membawa manfaat tak juga membawa mudharat.
Adapun orang yg makruh keberadan justru membawa mudharat. Kalau dia tak ada tak berpengaruh. Arti kalau dia datang ke suatu tempat maka orang merasa bosan atau tak senang. Misal ada seorang ayah sebelum pulang dari kantor suasana rumah sangat tenang tetapi ketika klakson dibunyikan tanda sang ayah sudah datang anak-anak malah lari ke tetangga ibu cemas dan pembantu pun sangat gelisah. Inilah seorang ayah yg keberadaan menimbulkan masalah.
Lain lagi dgn orang bertipe haram keberadaan malah dianggap menjadi musibah sedangkan ketiadaan justru disyukuri. Jika dia pergi ke kantor perlengkapan kantor pada hilang maka ketika orang ini dipecat semua karyawan yg ada malah mensyukurinya.
Masya Allah tak ada salah kita merenung sejenak tanyakan pada diri ini apakah kita ini anak yg menguntungkan orang tua atau hanya jadi benalu saja? Masyarakat merasa mendapat manfaat tak dgn kehadiran kita? Ada kita di masyarakat sebagai manusia apa wajib sunah mubah makruh atau haram? Kenapa tiap kita masuk ruangan teman-teman malah pada menjauhi apakah krn perilaku sombong kita? Kepada ibu-ibu hendak tanyakan pada diri masing-masing apakah anak-anak kita sudah merasa bangga punya ibu seperti kita? Pu manfaat tak kita ini? Bagi ayah cobalah mengukur diri saya ini seorang ayah atau gladiator? Saya ini seorang pejabat atau seorang penjahat? Kepada para mubaligh harus berta benarkah kita menyampaikan kebenaran atau hanya mencari penghargaan dan popularitas saja? {Sumber : Tabloid MQ EDISI 01/TH.II/MEI 2001}
sumber : file chm bundel Tausyiah Manajemen Qolbu Aa Gym

Jumat, 13 Juli 2012

Matrikulasi Dasar Statistik

Pembagian Kelas Matrikulasi Dasar Statistik --> Kelas R



419 12712251001 Diana Kun Retno Sari, S.Pd. Dikdas S2 R
420 12712251002 Ervian Kusumaningrum, S.Pd. Dikdas S2 R
421 12712251003 Denty Windarny, S.Pd.  Dikdas S2 R
422 12712251004 Siti Nurhidayati, S.Pd. Dikdas S2 R
423 12712251005 Ervina Wahyuningsih, S.Pd. Dikdas S2 R
424 12712251006 Asni Widiastuti, S.Pd. Dikdas S2 R
425 12712251007 Fauzatul Ma'rufah Rohmanurmeta, S.Pd. Dikdas S2 R
426 12712251009 Siti Juhairiah, S.Pd.  Dikdas S2 R
427 12712251010 Andy Fery Wijaya, S.Pd. Dikdas S2 R
428 12712251011 Esti Rohmaningrum, S.Pd. Dikdas S2 R
429 12712251012 Maryani, S.Si. Dikdas S2 R
430 12712251013 Denny Rizky Fawzi, S.Pd. Dikdas S2 R
431 12712251014 Niken Pratjna Paramita, S.Pd. Dikdas S2 R
432 12712251015 Sri Muryaningsih, S.Pd. Dikdas S2 R
433 12712251016 Fandi Nugroho, S.Pd. Dikdas S2 R
434 12712251017 Indah Karohmawati, S.Pd. Dikdas S2 R
435 12712251018 Maria Rahayu Anwar, S.Pd. Dikdas S2 R
436 12712251019 Florianus Dus Arifian, S.Pd. Dikdas S2 R
437 12712251020 Isnaini Wulandari, S.Pd. Dikdas S2 R
438 12712251021 Yuni Faryanti Sukri, S.Pd. Dikdas S2 S
439 12712251022 Eti Daniastuti, S.Pd. Dikdas S2 S
440 12712251023 Ria Kumila Wijayanti, S.Pd. Dikdas S2 S
441 12712251024 Muhammad Abduh, S.Pd. Dikdas S2 S
442 12712251025 Hastomo, S.Pd. Dikdas S2 S
443 12712251026 Wulan Tri Puji Utami, S.Pd. Dikdas S2 S444 12712251029 Masnur, S.Pd. Dikdas S2 S
445 12712251030 Intan Kurniasari Suwandi, S.Pd. Dikdas S2 S
446 12712251031 Em. Thonthowi Jauhari, S.Pd.I. Dikdas S2 S
447 12712251032 Slamet Arifin, S.Pd. Dikdas S2 S
448 12712251033 Zulhadi, S.Pd. Dikdas S2 S
449 12712251034 Indah Perdana Sari, S.Pd. Dikdas S2 S
450 12712251035 Mahilda Dea Komalasari, S.Pd. Dikdas S2 S
451 12712251036 Yusinta Dwi Ariyani, S.Pd. Dikdas S2 S
452 12712251037 Vera Yuli Erviana, S.Pd. Dikdas S2 S
453 12712251038 An-Nisa Apriani, S.Pd. Dikdas S2 S
454 12712251041 Nining  Rahayu, S.Pd. Dikdas S2 S
455 12712251043 Nur Jannah Eka Pradita, S.Pd. Dikdas S2 S
456 12712251044 Maulida, S.Pd. Dikdas S2 S
457 12712251045 Sri Haryati, S.Pd. Dikdas S2 S
458 12712251046 Luncana Faridhoh Sasmito, S.Pd. Dikdas S2 S
459 12712251047 Norayeni Arista Estuwardani, S.Pd.SD. Dikdas S2 S
460 12712259024 Komarudin, S.Pd. Dikdas S2 S
461 12712259025 Junaidi, S.Pd.SD. Dikdas S2 S

Matrikulasi Bahasa Inggris

Kelas Bahasa Inggris --> Kelas O


283 12712251001 Diana Kun Retno Sari, S.Pd. Dikdas  S2 O
284 12712251002 Ervian Kusumaningrum, S.Pd. Dikdas  S2 O
285 12712251003 Denty Windarny, S.Pd.  Dikdas  S2 O
286 12712251004 Siti Nurhidayati, S.Pd. Dikdas  S2 O
287 12712251005 Ervina Wahyuningsih, S.Pd. Dikdas  S2 O
288 12712251006 Asni Widiastuti, S.Pd. Dikdas  S2 O
289 12712251007 Fauzatul Ma'rufah Rohmanurmeta, S.Pd. Dikdas  S2 O
290 12712251008 Ika Firma Ningsih Dian Primasari, S.Pd. Dikdas  S2 P
291 12712251009 Siti Juhairiah, S.Pd.  Dikdas  S2 P
292 12712251010 Andy Fery Wijaya, S.Pd. Dikdas  S2 P293 12712251011 Esti Rohmaningrum, S.Pd. Dikdas  S2 P
294 12712251012 Maryani, S.Si. Dikdas  S2 P
295 12712251013 Denny Rizky Fawzi, S.Pd. Dikdas  S2 P
296 12712251014 Niken Pratjna Paramita, S.Pd. Dikdas  S2 P
297 12712251015 Sri Muryaningsih, S.Pd. Dikdas  S2 P
298 12712251016 Fandi Nugroho, S.Pd. Dikdas  S2 P
299 12712251017 Indah Karohmawati, S.Pd. Dikdas  S2 P
300 12712251018 Maria Rahayu Anwar, S.Pd. Dikdas  S2 P
301 12712251019 Florianus Dus Arifian, S.Pd. Dikdas  S2 P
302 12712251020 Isnaini Wulandari, S.Pd. Dikdas  S2 P
303 12712251021 Yuni Faryanti Sukri, S.Pd. Dikdas  S2 P
304 12712251022 Eti Daniastuti, S.Pd. Dikdas  S2 P
305 12712251023 Ria Kumila Wijayanti, S.Pd. Dikdas  S2 P
306 12712251024 Muhammad Abduh, S.Pd. Dikdas  S2 P
307 12712251025 Hastomo, S.Pd. Dikdas  S2 P
308 12712251026 Wulan Tri Puji Utami, S.Pd. Dikdas  S2 P
309 12712251027 Waridah, S.Pd. Dikdas  S2 P
310 12712251028 Hani Dwi Hastuti, S.Pd. Dikdas  S2 P
311 12712251029 Masnur, S.Pd. Dikdas  S2 P
312 12712251030 Intan Kurniasari Suwandi, S.Pd. Dikdas  S2 P
313 12712251031 Em. Thonthowi Jauhari, S.Pd.I. Dikdas  S2 P
314 12712251032 Slamet Arifin, S.Pd. Dikdas  S2 P
315 12712251033 Zulhadi, S.Pd. Dikdas  S2 Q
316 12712251034 Indah Perdana Sari, S.Pd. Dikdas  S2 Q
317 12712251035 Mahilda Dea Komalasari, S.Pd. Dikdas  S2 Q
318 12712251036 Yusinta Dwi Ariyani, S.Pd. Dikdas  S2 Q
319 12712251037 Vera Yuli Erviana, S.Pd. Dikdas  S2 Q
320 12712251038 An-Nisa Apriani, S.Pd. Dikdas  S2 Q
321 12712251039 Hengkang Bara Saputro, S.Pd. Dikdas  S2 Q
322 12712251040 Asih Mardati, S.Pd. Dikdas  S2 Q
323 12712251041 Nining  Rahayu, S.Pd. Dikdas  S2 Q
324 12712251042 Arif Tri Handoko Wardani, S.Pd. Dikdas  S2 Q
325 12712251043 Nur Jannah Eka Pradita, S.Pd. Dikdas  S2 Q
326 12712251044 Maulida, S.Pd. Dikdas  S2 Q
327 12712251045 Sri Haryati, S.Pd. Dikdas  S2 Q
328 12712251046 Luncana Faridhoh Sasmito, S.Pd. Dikdas  S2 Q
329 12712251047 Norayeni Arista Estuwardani, S.Pd.SD. Dikdas  S2 Q
330 12712259024 Komarudin, S.Pd. Dikdas  S2 Q
331 12712259025 Junaidi, S.Pd.SD. Dikdas  S2 Q

Otak Bayi

Okeyyyyyy! PERKEMBANGAN OTAK ANAK PADA PERIODE KRITIS

tahukah anda otak seorang bayi itu ....

  • telah membentuk 1000 triliun jaringan koneksi yang aktif di akhir usia 3 tahun?
  • dua kali lebih aktif daripada orang dewasa?
  • dapat menyerap informasi baru lebih cepat dari pada otak orang dewasa?
Otak anak berkembang sangat pesat di tahun-tahun pertama hidupnya, membuka jendela kesempatan untuk pembelajaran yang terjadi hanya sekali seumur hidupnya. So... anak memerlukan rangsangan untuk mengoptimalkan perkembangan otak dengan permainan sederhana namun mengasikkan yang meletakkan dasar bagi masa depan anak. Interaksi sehari-hari dengan anak dapat kita ubah  menjadi interaksi yang memiliki kontribusi pada perkembangan otak sepanjang periode kritis 12-36 bulan (2-3 tahun). Setiap permainan dilengkapi dengan informasi yang berkaitan dengan riset otak dan penjelasan bagaimana suatu aktivitas mengembangkan kekuatan otak anak.

Permainan itu dinamakan "PERMAINAN OTAK UNTUK ANAK BALITA (BRAIN GAMES FOR TODDLERS)". Permainan sederhana itu untuk menunjang perkembangan awal otak pada anak balita.

Contoh permainan adalah : Keranjang Cucian
Keterangan :
  • Keranjang cucian adalah tempat yang bagus untuk berlatih melempar
  • cobalah melempar benda yang berbeda-beda seperti bola, kertas bekas, dan kain ke dalam keranjang
  • Untuk melempar setiap benda ke dalam keranjang dibituhkan jenis kemampuan motorik yang berbeda
  • Letakkan keranjang cukup dekat dengan si kecil supaya ia dapat berhasil memasukkan benda ke dalam keranjang
  • Ini cara yang baik untk melatih koordinasi otak.
Tulisan ini adalah untuk para orangtua, pendidik dan masyarakat supaya lebih memanfaatkan periode kritis balita sehingga kelak dewasa akan menjadi manusia yang arif dan bijaksana.

 

Kamis, 12 Juli 2012

"MATA2 UJIAN"

Suasana Ujian yang Kuimpikan :)


Waktu memang terasa sangat cepat. Dulu aq yang diawasi sewaktu ujian, sekarang! mengawasi ujian. hehehe :). tidak cukup aneh karena ini sudah berlangsung selama beberapa kali. Hanya saja aq pengin menulis sesuatu gitu, agar pengalaman berharga ini tak kan terlupa.

Bersyukur aq "sewaktu mahasiswa" selama ujian malas untuk tanya2 atau menanggapi pertanyaan. "malah mengganggu konsentrasi gitu maksudku!" so.... sekarang jadi pengawas selama ada pelanggaran tak canggunglah untuk memperingatkan. 

sebagai kacamata pengawas ternyata bayak ditemukan pelanggaran2 yang malah menurutku menurunkan derajat "dia" sebagai mahasiswa. Bagaimana mau masa depan cerah kalau cara mendapatkannya gak cerah,hehehe...!!! Alhamdulillah, Puji syukur dah kehadirat Allah yang selalu menunjukkan jalan kebenaran padaku, sooooo perjuanganku, pengorbananku, ikhtiarku dulu tidak sia-sia :):):) bukan nilai A yang ingin aq capai, bukan pujian yang ingin aq dengar tapi hanya keridhaanMu dan membuat kedua orangtuaku bangga akan kejujuran dan pengabdian yang sampai sekarang harus aq pertahankan.... Semoga ISTIQOMAH ;) Aamiin.

to be continue!


ASSESMEN UAS KOMPUTER PGSD


HASIL UAS KOMPUTER
PGSD FKIP UMS
2012
No
NIM
NILAI
No
NIM
NILAI
No
NIM
NILAI
1
A510110101
100
51
A510110152
60
101
A510080162
90
2
A510110102
70(re)
52
A510110153
100
102
A510090101
?
3
A510110103
70(re)
53
A510110154
100
103
A510090104
30
4
A510110104
100
54
A510110155
90
104
A510090135
35
5
A510110105
40
55
A510110156
90
105
A510090151
75
6
A510110106
70(re)
56
A510110158
100
106
A510090153
50
7
A510110107
85
57
A510110159
65
8
A510110108
70(re)
58
A510110160
100
9
A510110109
90
59
A510110162
100
10
A510110110
100
60
A510110163
100
11
A510110111
100
61
A510110164
50
12
A510110112
60
62
A510110165
100
13
A510110113
95
63
A510110166
85
14
A510110114
100
64
A510110167
75
15
A510110115
75
65
A510110168
95
16
A510110116
95
66
A510110169
95
17
A510110117
50
67
A510110170
80
18
A510110118
70(re)
68
A510110171
72
19
A510110119
95
69
A510110172
90
20
A510110120
65
70
A510110173
70(re)
21
A510110121
100
71
A510110174
100
22
A510110122
100
72
A510110175
100
23
A510110123
70(re)
73
A510110176
80
24
A510110124
70(re)
74
A510110177
95
25
A510110125
70(re)
75
A510110178
90
26
A510110126
80
76
A510110180
100
27
A510110127
95
77
A510110181
70(re)
28
A510110128
70(re)
78
A510110182
100
29
A510110129
100
79
A510110183
85
30
A510110130
95
80
A510110184
95
31
A510110131
30
81
A510110185
78
32
A510110132
60
82
A510110186
100
33
A510110134
30
83
A510110187
100
34
A510110135
70
84
A510110188
?
35
A510110136
65
85
A510110189
70(re)
36
A510110137
100
86
A510110190
80
37
A510110138
70(re)
87
A510110191
80
38
A510110139
100
88
A510110192
70(re)
39
A510110140
70(re)
89
A510110193
95
40
A510110141
100
90
A510110194
100
41
A510110142
55
91
A510110195
85
42
A510110143
80
92
A510110196
100
43
A510110144
90
93
A510110198
100
44
A510110145
100
94
A510110199
95
45
A510110146
95
95
A510110200
95
46
A510110147
85
96
A510070228
-
47
A510110148
80
97
A510080063
70
48
A510110149
80
98
A510080064
70(re)
49
A510110150
90
99
A510080071
30
50
A510110151
75
100
A510080094
70(re)


Keterangan :
  1. Penilaian berdasarkan indikator tiap soal serta cara dalam mendapatkan data.
  2. Tanda (re) berbarti sudah melaksanakan perbaikan.
  3. Nilai yang di blog merah, adalah (1) nilai yang kurang dan harus melaksanakan perbaikan;(2) file tidak ada di  data base, jadi harus mengulang.
  4. Perbaikan dilaksanakan insyaAllah hari Rabu tanggal 18 Juli 2012 jam 13.00 WIB di Lab.Komputer.
Jum`at, 13 Juli 2012
ttd
ERV